Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut, terdapat beberapa kampus yang diduga sudah disusupi oleh paham radikal.

Setyo menuturkan, dari data yang diperoleh Polri dan berdasarkan pemantauan bersama Badan Intelijen Negara, sejumlah kampis di Jawa Tengah dan Jawa Timur disinyalir terpapar paham radikal.

"Ada (kampus) negeri dan swasta. Di Semarang dan Surabaya, yang lain saya belum tahu," kata Setyo di Gedung Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Minggu (3/6/2018).

Setyo melanjutkan, munculnya paham radikal di kampus ini bukan berarti aparat kecolongan. Hal ini lantaran arus paham radikal yang sudah masuk kurang bisa dibendung.

"Kebetulan saya juga pernah bertemu Direktur Deradikalisasi. Mereka sudah berusaha semaksimal mungkin," papar Setyo yang menggunakan kemeja hijau ini.

Namun, meski begitu, kini dengan adanya UU Terorisme yang baru, Polri dinilai lebih bisa bersinergi. Termasuk dengan TNI dan BNPT dalam membendung paham radikal.

"Nanti setelah berlaku UU yang baru nanti dengan BNPT dan stakeholders lainnya. BNPT sudah melakukan MOU dengan 36 lembaga terkait untuk bersama melakukan upaya pencegahan dan penindakan," tutupnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1