Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Jelang kontestasi pemilihan presiden 2019, Presiden Joko Widodo kembali mengungguli elektabilitas Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dalam hasil survei Indo Barometer. Survei ini dilakukan Indo Barometer hanya pada pertarungan di Jawa Barat.

Dari hasil survei, Jokowi berhasil mendapatkan suara 33,6 persen. Sementara Prabowo 22,8 persen.

"Di posisi ketiga ada Gatot Nurmantyo dengan 1,5 persen," kata Direktur Indo Barometer, M Qodari saat pemaparan hasil survei di Hotel Harris, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018).

Qodari menjabarkan, kemenangan Jokowi di Jawa Barat juga diprediksi terjadi jika keduanya berhadapan secara head to head di Pilpres 2019.

"Jokowi mendapatkan 41,4 persen disusul Prabowo dengan 31,9 persen," jelasnya.

Tak hanya dengan Prabowo, mantan Wali Kota Solo itu juga masih perkasa jika disandingkan dengan beberapa calon lain, seperti Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo.

Berdasarkan hasil survei, alasan Jokowi masih kuat antara lain karena faktor merakyat, pembangunan yang cukup baik, dan pribadinya yang dinilai cenderung jujur.

Pelaksanaan survei ini dilangsungkan di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat yang meliputi 27 kabupaten/kota dengan populasi warga negara Indonesia di Provinsi Jawa Barat dan sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.

Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2.83% pada tingkat kepercayaan 95%. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dan waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 7-13 Juni 2018. Adapun teknik pengumpulan data dengan wawancara tatap muka kepada responden menggunakan kuesioner.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1