Loading...
Loading...
Anggota DPR fraksi PDIP, Budiman Sudjatmiko menanggapi akun netizen @yohns yang mengatakan jika seluruh curhatan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah ungkapan apa yang pernah dilakukan di masa rezimnya (menjabat).
Tanggapan itu ia berikan melalui Twitter-nya, @budimansudjatmiko, Selasa (26/6/2018).
"Jika disimak, hampir seluruh curhatan *SBY adalah ungkapan apa yang pernah dia lakukan di masa rezimnya. Cermin dirinya itu dia yakini dilakukan juga oleh penerusnya," tulis akun @yohnsz.
Atas tweet itu, Budiman menjawab bahwa sejak tahun 1995 ia tidak melihat SBY sebagai sosok yang sincere (tulus).
Budiman menambahkan ada sesuatu yang tak nyaman saat melihat bahasa tubuhnya.
Karena Budiman sering terkesan pada bahasa tubuh orang pada pertemuan pertama.
"Saya sejak 1995 tdk melihatnya sebagai sosok yang sincere..Ada sesuatu yang tak nyaman melihat bahas tubuhnya. Apa saya dukun? Bukan..saya suka terkesan pada bahaas tubuh orang pada pertemuan pertama," tweet Budiman Sudjatmiko.
Sebelumnya, Budiman juga pernah memberikan kritikannya pada SBY.
Mulanya, seorang netizen dengan akun @TheArieAir, menuliskan sebuah cuitan yang mengkritik soal pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Saat itu, SBY mengatakan jika dana APBN diserap habis untuk infrastuktur dan tidak adanya subsidi untuk membantu rakyat adalah sebuah fitnah.
"Statemen SBY yg mengatakan APBN diserap habis utk infrastruktur dan tdk ada subsidi utk membantu rakyat kurang mampu itu HOAX dan hanya FITNAH KEJI pembentukan opini ia sbg politikus saja," tulis akun @TheArieAir.
Kemudian, seorang netizen yang lain dengan akun @doddysalman memberikan tanggapan bahwa pembangunan insfraktuktur adalah ide dari SBY yang dijalankan oleh Jokowi.
"Padahal desertasi @SBYudhoyono berkesimpulan pembangunan infrastruktur dpt mengurangi kemiskinan.@jokowi cuma mempraktekkannya," tulis akun @doddysalman.
Mendapatakan cuitan tersebut, Budiman Sudjatmiko memberikan tanggapan bahwa Jokowi dari awal menjadi presiden memang tidak membawa ide baru.
Melainkan ide lama yang terbengkalai pelaksanaannya.
Hal tersebut lantaran banyaknya kasus korupsi.
Saat itulah menurut Budiman Sudjatmiko banyak elit-elit yang korup kebakaran jenggot.
"Pak @jokowi memang dari awal muncul mengatakan tidak membawa banyak ide baru tapi lebih melaksanakan ide2 lama yang terbengkalai pelaksanannya karena korupsi/dibebani banyak kepentingan sempit. Jokowi mau eksekusi. Pada titik inilah elit2 korup kebakaran jenggot," tulis Budiman Sudjatmiko.

Disclaimer: (Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari SBY mengenai ucapan Budiman Sudjatmiko tersebut.)
Tanggapan itu ia berikan melalui Twitter-nya, @budimansudjatmiko, Selasa (26/6/2018).
"Jika disimak, hampir seluruh curhatan *SBY adalah ungkapan apa yang pernah dia lakukan di masa rezimnya. Cermin dirinya itu dia yakini dilakukan juga oleh penerusnya," tulis akun @yohnsz.
Atas tweet itu, Budiman menjawab bahwa sejak tahun 1995 ia tidak melihat SBY sebagai sosok yang sincere (tulus).
Budiman menambahkan ada sesuatu yang tak nyaman saat melihat bahasa tubuhnya.
Karena Budiman sering terkesan pada bahasa tubuh orang pada pertemuan pertama.
"Saya sejak 1995 tdk melihatnya sebagai sosok yang sincere..Ada sesuatu yang tak nyaman melihat bahas tubuhnya. Apa saya dukun? Bukan..saya suka terkesan pada bahaas tubuh orang pada pertemuan pertama," tweet Budiman Sudjatmiko.
Sebelumnya, Budiman juga pernah memberikan kritikannya pada SBY.
Mulanya, seorang netizen dengan akun @TheArieAir, menuliskan sebuah cuitan yang mengkritik soal pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Saat itu, SBY mengatakan jika dana APBN diserap habis untuk infrastuktur dan tidak adanya subsidi untuk membantu rakyat adalah sebuah fitnah.
"Statemen SBY yg mengatakan APBN diserap habis utk infrastruktur dan tdk ada subsidi utk membantu rakyat kurang mampu itu HOAX dan hanya FITNAH KEJI pembentukan opini ia sbg politikus saja," tulis akun @TheArieAir.
Kemudian, seorang netizen yang lain dengan akun @doddysalman memberikan tanggapan bahwa pembangunan insfraktuktur adalah ide dari SBY yang dijalankan oleh Jokowi.
"Padahal desertasi @SBYudhoyono berkesimpulan pembangunan infrastruktur dpt mengurangi kemiskinan.@jokowi cuma mempraktekkannya," tulis akun @doddysalman.
Mendapatakan cuitan tersebut, Budiman Sudjatmiko memberikan tanggapan bahwa Jokowi dari awal menjadi presiden memang tidak membawa ide baru.
Melainkan ide lama yang terbengkalai pelaksanaannya.
Hal tersebut lantaran banyaknya kasus korupsi.
Saat itulah menurut Budiman Sudjatmiko banyak elit-elit yang korup kebakaran jenggot.
"Pak @jokowi memang dari awal muncul mengatakan tidak membawa banyak ide baru tapi lebih melaksanakan ide2 lama yang terbengkalai pelaksanannya karena korupsi/dibebani banyak kepentingan sempit. Jokowi mau eksekusi. Pada titik inilah elit2 korup kebakaran jenggot," tulis Budiman Sudjatmiko.

Disclaimer: (Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari SBY mengenai ucapan Budiman Sudjatmiko tersebut.)
0 Response to " "
Posting Komentar