Loading...
Loading...
Setelah menyebut adanya Partai Allah dan Partai Setan, Amien Rais kembali mengeluarkan kalimat kontroversi pada saat berpidato di sebuah masjid di Yogyakarta, dengan menyebut Indonesia sebagai bangsa pekok.
Menanggapi hal tersebut, pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menduga, Amien Rais sedang meludahi dirinya sendiri dengan menyebut bangsa Indonesia adalah bangsa pekok.
"Ya, kalau dia bilang bangsa Indonesia bangsa pekok, ya termasuk dia pekok juga bukan?" kata Hendri ketika dihubungi Kricom, Sabtu (12/5/2018).
Hendri pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan kalimat-kalimat negatif yang dikeluarkan Amien Rais tentang pemerintah maupun tentang Indonesia.
"Enggak usah repotlah bangsa ini. Terlalu ribet dengan persoalan-persoalan itu," tambahnya.
Dia juga mengajak masyarakat, khususnya pemerintah untuk sama-sama introspeksi, tentang apa yang dikatakan Amien Rais tersebut.
"Ya kalau Amien Rais begitu, berarti dia sama karena dia bangsa Indonesia juga. Ya, itu diambil hikmahnya saja dengan merenung dan introspeksi apakah benar omongan Amien Rais itu," tutupnya.
Menanggapi hal tersebut, pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menduga, Amien Rais sedang meludahi dirinya sendiri dengan menyebut bangsa Indonesia adalah bangsa pekok.
"Ya, kalau dia bilang bangsa Indonesia bangsa pekok, ya termasuk dia pekok juga bukan?" kata Hendri ketika dihubungi Kricom, Sabtu (12/5/2018).
Hendri pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan kalimat-kalimat negatif yang dikeluarkan Amien Rais tentang pemerintah maupun tentang Indonesia.
"Enggak usah repotlah bangsa ini. Terlalu ribet dengan persoalan-persoalan itu," tambahnya.
Dia juga mengajak masyarakat, khususnya pemerintah untuk sama-sama introspeksi, tentang apa yang dikatakan Amien Rais tersebut.
"Ya kalau Amien Rais begitu, berarti dia sama karena dia bangsa Indonesia juga. Ya, itu diambil hikmahnya saja dengan merenung dan introspeksi apakah benar omongan Amien Rais itu," tutupnya.
0 Response to " "
Posting Komentar