Loading...
Loading...
Mungkin Anda pernah mendengar kisah atau cerita mistis yang menyeramkan tentang Lawang Sewu yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Gedung ini dipenuhi dengan aneka kisah dan cerita mistis yang sangat menyeramkan dan membuat bulu kuduk merinding.
Lawang Sewu sendiri artinya “Seribu Pintu”. Nama gedung ini memang sesuai dengan kondisi bangunan tersebut, yaitu memiliki begitu banyaknya pintu dan jendela berukuran besar.
Gedung yang dibangun pada 1904 ini pernah difungsikan sebagai Kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) dan mendapat panggilan “Wilhelminaplein” pada masa itu.
Gedung Lawang Sewu menjadi sangat angker sejak gedung itu dijadikan tempat pembantaian terhadap tentara Belanda oleh tentara Jepang, saat pengambilalihan kekuasaan pendudukan di Indonesia. Sehingga, gedung ini konon menjadi yang paling angker di dunia, dengan tingkat keangkerannya dapat disejajarkan dengan sekitar 20 rumah terangker di dunia.
Keangkeran Lawang Sewu dapat disejajarkan dengan keangkeran Bioskop Manila Film Center, Filipina; rumah hantu Hawk’s Bay, Pakistan; Menara London, Inggris Raya; Benteng Bhangarh Fort, India; Isla de las Munecas, Meksiko; Kastil Eltz, Jerman; Kastil Edinburgh, Inggris Raya; Kastil MarroquĂn, Kolombia; Port Arthur, Australia; Rumah hantu tertua di dunia Ghost Ranch, Amerika Serikat; dan Wahana Rumah Sakit Hantu Fuji Q Highland, Jepang.
Berdasarkan berbagai sumber yang dihimpun, disimpulkan terdapat 9 kisah hantu dari Gedung Lawang Sewu yang menunjukkan bahwa tempat tersebut dikatagorikan paling angker di dunia.
1. Serdadu Belanda penjaga pintu
Di bagian pintu yang paling Barat dan paling Timur, konon dipercaya ada sosok penjaga pintu dengan arah berlawanan. Sosok yang sering menampakkan diri adalah para serdadu Belanda, lengkap dengan senjata laras panjang.
Apabila ada seseorang yang menyadari serdadu hantu itu, maka akan diawali dengan hembusan angin agak kencang ataupun semilir yang dibarengi terciumnya bau-bau, mulai dari wangi kemenyan hingga bau anyir darah yang membusuk dan menyengat.
2. Hantu wanita berambut panjang
Di dalam gedung tua ini juga sering muncul sosok wanita berambut panjang terurai tak terawat, seperti tidak disisir. Tak hanya sebatas itu, bahkan dalam beberapa acara uji nyali di stasiun TV swasta di Indonesia, sosok itu acap kali muncul di kamera.
Wanita berambut panjang itu sering kali terlihat di lorong-lorong sepanjang Gedung Lawang Sewu. Mereka yang pernah menjadi saksi mata, menyadari wanita itu berjalan seakan mencari sesuatu dengan tatapan kosong dan aura sangat menakutkan.
3. Ada sosok yang memperhatikan
Di gedung ini ada dua buah penjara. Selain itu, di bagian bawah tanah gedung, ada sebuah ruang penyiksaan oleh tentara Jepang di lantai tiga gedung yang cukup mengerikan.
Di ruang itu ada tempat pemasungan kepala dan perantai badan. Bahkan alat untuk memasung dan merantai para tahanan masih ada di sana dengan kondisi berkarat. Sungguh menyeramkan.
Lebih seramnya lagi, jika Anda memasuki ruangan ini maka suasana menyiksa yang secara misterius akan Anda rasakan. Ada yang mengatakan, seakan ada sosok yang terus memperhatikan Anda dari kejauhan yang wujudnya tak kasat mata, sehingga sekujur tubuh Anda menjadi merinding.
4. Aroma aneh penjara berdiri
Di ruang bawah tanah Lawang Sewu terdapat penjara berdiri. Kala itu, sebanyak 5 sampai 6 orang tahanan dijejalkan ke dalam kotak yang hanya berdiameter sekitar 60 sentimeter x 1 meter. Para tahanan itu berdiri berdesakan kemudian ditutup pintu besi hingga mereka semua mati karena kelaparan dan kehabisan oksigen.
Seandainya masih ada yang hidup, maka kepala mereka akan dipenggal dan mayatnya akan dibuang ke sungai kecil di samping Lawang Sewu. Konon karena aksi penyiksaan di penjara tersebut, membuat aroma-aroma aneh dan misterius, mulai dari bau anyir darah masih bisa tercium hingga hari ini.
5. Lorong hantu bawah tanah
Di bagian bawah tanah Lawang Sewu yang juga terdapat penjara serta bunker, ternyata juga memiliki sebuah lorong yang dianggap sebagai lorong hantu. Konon, jika seseorang berjongkok dan diam di lorong itu, maka dia akan mendapatkan kejutan yang menarik.
Kejutan itu adalah sebuah sosok bayangan berbentuk seperti manusia yang tergantung di atas dengan mata hijau menyala. Bayangan itu akan berjalan merangkak dari atas berusaha mendekati siapa saja yang berhasil melihat sosoknya, persis seperti bayi tetapi merangkak di langit-langit lorong.
6. Penampakan di ruang utama
Selain itu, jika Anda melintasi lorong utama, juga ada penampakan tangan hitam besar yang menutupi jendela. Tangan itu seperti hendak mencekik dan mencabik-cabik tubuh Anda.
Lalu di bagian sudut langit-langit ruang utama, pernah ada cerita tentang seseorang yang tak sengaja menyorot dengan lampu senter di malam hari dan melihat sosok mirip pocong berwajah rusak. Ada juga yang mengaku pernah melihat bayangan putih yang berlari menembus tembok.
7. Teriakan misteri di sumur
Di dalam gedung itu ada sumur tua berbentuk tembok meninggi dengan bagian dasar tanah dan bagian atapnya adalah genting berwarna merah. Menurut rumor yang beredar, di malam hari nan sepi, acap kali terdengar suara teriakan kesakitan, tangisan, dan ketakutan dari tentara Belanda.
Sejarah menyebutkan, di tempat itulah banyak tentara Belanda yang tewas dengan cara disembelih oleh para tentara Jepang, sehingga kabarnya arwah mereka bergentayangan dan ingin menuntut balas atas kematian mereka yang tak wajar.
8. Suara jeritan Noni Belanda yang ketakutan
Di gedung itu juga ada hantu perempuan yang sering terdengar dari jeritan-jeritan suara perempuan. Bahkan, setiap muncul jeritan pasti disusul suara derap sepatu laras tentara Jepang.
Suara jeritan itu diperkirakan adalah jeritan Noni Belanda yang ketakutan tatkala melihat aksi pembantaian Jepang terhadap tentara Belanda. Konon, dulunya banyak tentara Belanda yang tewas disembelih oleh tentara Jepang. Sehingga suara jeritan itu kadang disusul jeritan tentara Belanda yang kesakitan.
9. Kesurupan di penjara jongkok
Dulu sekitar 5 sampai 9 tahanan dimasukkan ke dalam kotak berukuran 1,5 meter persegi dengan tinggi 60 sentimeter. Para tahanan saling jongkok berdesakan di dalam sana. Kotak itu lalu diisi air hingga ketinggian air mencapai leher mereka dan ditutup dengan teralis besi sampai semua tahanan mati. Hingga saat ini, kondisi penjara jongkok sangat gelap dan penuh air dengan ketinggian semata kaki orang dewasa.
Namun, beberapa waktu terakhir ini, Lawang Sewu sudah tidak gelap gulita lagi. Gedung itu justru dijadikan lokasi wisata, termasuk pada malam hari. Meskipun demikian, apakah para "penunggu" gedung itu masih ada atau sudah "bersih"? Anda dapat membuktikannya sendiri.
Lawang Sewu sendiri artinya “Seribu Pintu”. Nama gedung ini memang sesuai dengan kondisi bangunan tersebut, yaitu memiliki begitu banyaknya pintu dan jendela berukuran besar.
Gedung yang dibangun pada 1904 ini pernah difungsikan sebagai Kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) dan mendapat panggilan “Wilhelminaplein” pada masa itu.
Gedung Lawang Sewu menjadi sangat angker sejak gedung itu dijadikan tempat pembantaian terhadap tentara Belanda oleh tentara Jepang, saat pengambilalihan kekuasaan pendudukan di Indonesia. Sehingga, gedung ini konon menjadi yang paling angker di dunia, dengan tingkat keangkerannya dapat disejajarkan dengan sekitar 20 rumah terangker di dunia.
Keangkeran Lawang Sewu dapat disejajarkan dengan keangkeran Bioskop Manila Film Center, Filipina; rumah hantu Hawk’s Bay, Pakistan; Menara London, Inggris Raya; Benteng Bhangarh Fort, India; Isla de las Munecas, Meksiko; Kastil Eltz, Jerman; Kastil Edinburgh, Inggris Raya; Kastil MarroquĂn, Kolombia; Port Arthur, Australia; Rumah hantu tertua di dunia Ghost Ranch, Amerika Serikat; dan Wahana Rumah Sakit Hantu Fuji Q Highland, Jepang.
Berdasarkan berbagai sumber yang dihimpun, disimpulkan terdapat 9 kisah hantu dari Gedung Lawang Sewu yang menunjukkan bahwa tempat tersebut dikatagorikan paling angker di dunia.
1. Serdadu Belanda penjaga pintu
Di bagian pintu yang paling Barat dan paling Timur, konon dipercaya ada sosok penjaga pintu dengan arah berlawanan. Sosok yang sering menampakkan diri adalah para serdadu Belanda, lengkap dengan senjata laras panjang.
Apabila ada seseorang yang menyadari serdadu hantu itu, maka akan diawali dengan hembusan angin agak kencang ataupun semilir yang dibarengi terciumnya bau-bau, mulai dari wangi kemenyan hingga bau anyir darah yang membusuk dan menyengat.
2. Hantu wanita berambut panjang
Di dalam gedung tua ini juga sering muncul sosok wanita berambut panjang terurai tak terawat, seperti tidak disisir. Tak hanya sebatas itu, bahkan dalam beberapa acara uji nyali di stasiun TV swasta di Indonesia, sosok itu acap kali muncul di kamera.
Wanita berambut panjang itu sering kali terlihat di lorong-lorong sepanjang Gedung Lawang Sewu. Mereka yang pernah menjadi saksi mata, menyadari wanita itu berjalan seakan mencari sesuatu dengan tatapan kosong dan aura sangat menakutkan.
3. Ada sosok yang memperhatikan
Di gedung ini ada dua buah penjara. Selain itu, di bagian bawah tanah gedung, ada sebuah ruang penyiksaan oleh tentara Jepang di lantai tiga gedung yang cukup mengerikan.
Di ruang itu ada tempat pemasungan kepala dan perantai badan. Bahkan alat untuk memasung dan merantai para tahanan masih ada di sana dengan kondisi berkarat. Sungguh menyeramkan.
Lebih seramnya lagi, jika Anda memasuki ruangan ini maka suasana menyiksa yang secara misterius akan Anda rasakan. Ada yang mengatakan, seakan ada sosok yang terus memperhatikan Anda dari kejauhan yang wujudnya tak kasat mata, sehingga sekujur tubuh Anda menjadi merinding.
4. Aroma aneh penjara berdiri
Di ruang bawah tanah Lawang Sewu terdapat penjara berdiri. Kala itu, sebanyak 5 sampai 6 orang tahanan dijejalkan ke dalam kotak yang hanya berdiameter sekitar 60 sentimeter x 1 meter. Para tahanan itu berdiri berdesakan kemudian ditutup pintu besi hingga mereka semua mati karena kelaparan dan kehabisan oksigen.
Seandainya masih ada yang hidup, maka kepala mereka akan dipenggal dan mayatnya akan dibuang ke sungai kecil di samping Lawang Sewu. Konon karena aksi penyiksaan di penjara tersebut, membuat aroma-aroma aneh dan misterius, mulai dari bau anyir darah masih bisa tercium hingga hari ini.
5. Lorong hantu bawah tanah
Di bagian bawah tanah Lawang Sewu yang juga terdapat penjara serta bunker, ternyata juga memiliki sebuah lorong yang dianggap sebagai lorong hantu. Konon, jika seseorang berjongkok dan diam di lorong itu, maka dia akan mendapatkan kejutan yang menarik.
Kejutan itu adalah sebuah sosok bayangan berbentuk seperti manusia yang tergantung di atas dengan mata hijau menyala. Bayangan itu akan berjalan merangkak dari atas berusaha mendekati siapa saja yang berhasil melihat sosoknya, persis seperti bayi tetapi merangkak di langit-langit lorong.
6. Penampakan di ruang utama
Selain itu, jika Anda melintasi lorong utama, juga ada penampakan tangan hitam besar yang menutupi jendela. Tangan itu seperti hendak mencekik dan mencabik-cabik tubuh Anda.
Lalu di bagian sudut langit-langit ruang utama, pernah ada cerita tentang seseorang yang tak sengaja menyorot dengan lampu senter di malam hari dan melihat sosok mirip pocong berwajah rusak. Ada juga yang mengaku pernah melihat bayangan putih yang berlari menembus tembok.
7. Teriakan misteri di sumur
Di dalam gedung itu ada sumur tua berbentuk tembok meninggi dengan bagian dasar tanah dan bagian atapnya adalah genting berwarna merah. Menurut rumor yang beredar, di malam hari nan sepi, acap kali terdengar suara teriakan kesakitan, tangisan, dan ketakutan dari tentara Belanda.
Sejarah menyebutkan, di tempat itulah banyak tentara Belanda yang tewas dengan cara disembelih oleh para tentara Jepang, sehingga kabarnya arwah mereka bergentayangan dan ingin menuntut balas atas kematian mereka yang tak wajar.
8. Suara jeritan Noni Belanda yang ketakutan
Di gedung itu juga ada hantu perempuan yang sering terdengar dari jeritan-jeritan suara perempuan. Bahkan, setiap muncul jeritan pasti disusul suara derap sepatu laras tentara Jepang.
Suara jeritan itu diperkirakan adalah jeritan Noni Belanda yang ketakutan tatkala melihat aksi pembantaian Jepang terhadap tentara Belanda. Konon, dulunya banyak tentara Belanda yang tewas disembelih oleh tentara Jepang. Sehingga suara jeritan itu kadang disusul jeritan tentara Belanda yang kesakitan.
9. Kesurupan di penjara jongkok
Dulu sekitar 5 sampai 9 tahanan dimasukkan ke dalam kotak berukuran 1,5 meter persegi dengan tinggi 60 sentimeter. Para tahanan saling jongkok berdesakan di dalam sana. Kotak itu lalu diisi air hingga ketinggian air mencapai leher mereka dan ditutup dengan teralis besi sampai semua tahanan mati. Hingga saat ini, kondisi penjara jongkok sangat gelap dan penuh air dengan ketinggian semata kaki orang dewasa.
Namun, beberapa waktu terakhir ini, Lawang Sewu sudah tidak gelap gulita lagi. Gedung itu justru dijadikan lokasi wisata, termasuk pada malam hari. Meskipun demikian, apakah para "penunggu" gedung itu masih ada atau sudah "bersih"? Anda dapat membuktikannya sendiri.
0 Response to " "
Posting Komentar