Loading...
Loading...
Lapor melapor antara Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dengan pengurus Partai Keadan Sejahtera (PKS) makin meruncing. Ketua DPW PKS Jakarta, Sakhir Purnomo menyertakan sejumlah barang bukti ke polisi atas laporannya terhadap Fahri terkait dugaan kasus pencemaran nama baik. Sakhir diperiksa dengan beberapa barang bukti yang ia bawa ke polisi. "Bawa 13 bukti beragam print out dan akun twitter dan 3 dokumen keterangan DPW PKS. Materi terkait pernyattan tentang 3 di twiter dan 4 di media. Itu ada 7," kata Sakhir kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (4/5/2018).
Sakhir juga menghadirkan dua orang saksi dalam pemeriksaan itu. Menurutnya, pernyataan Fahri di media sosial telah membuat internal PKS merasa terhina, sehingga pihaknya pun menempuh jalur hukum. "Dugaan penghinaan dan fitnah. Hari ini kami kasih keterangan dan barbuk. Terus terang kami PKS merasa terhina dan tercemar atas dugaan fitnah Fahri," ucap Sakhir.
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menambahkan pihaknya akan mempelajari dan meneliti barang bukti yang telah diserahkan oleh Sakhir. Kemungkinan Fahri akan dimintai keterangan terkait laporan Sakhir. "Mungkin kalau sudah kami dapatkan informasi nanti akan mintai keterangan juga di sana (Fahri). Setelah nanti juga ada keterangan apakah penyidk memerlukan saksi ahli, kami lakukan semuanya. Jadi kami masih dalam tahap penyelidikan," kata Argo.
Seperti diberitakan, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik melalui ITE oleh Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Shakir Purnomo pada Selasa (27/3/2018).
Fahri diduga membuat pernyataan terkait kasus yang dilaporkan kepadanya pada tanggal 3 atau 4 Januari 2018 lalu. Melalui akun Twitter @Fahrihamzah, Fahri diduga melakukan pencemaran nama baik itu sehingga akhirnya dilaporkan.
Sakhir juga menghadirkan dua orang saksi dalam pemeriksaan itu. Menurutnya, pernyataan Fahri di media sosial telah membuat internal PKS merasa terhina, sehingga pihaknya pun menempuh jalur hukum. "Dugaan penghinaan dan fitnah. Hari ini kami kasih keterangan dan barbuk. Terus terang kami PKS merasa terhina dan tercemar atas dugaan fitnah Fahri," ucap Sakhir.
Terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menambahkan pihaknya akan mempelajari dan meneliti barang bukti yang telah diserahkan oleh Sakhir. Kemungkinan Fahri akan dimintai keterangan terkait laporan Sakhir. "Mungkin kalau sudah kami dapatkan informasi nanti akan mintai keterangan juga di sana (Fahri). Setelah nanti juga ada keterangan apakah penyidk memerlukan saksi ahli, kami lakukan semuanya. Jadi kami masih dalam tahap penyelidikan," kata Argo.
Seperti diberitakan, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik melalui ITE oleh Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Shakir Purnomo pada Selasa (27/3/2018).
Fahri diduga membuat pernyataan terkait kasus yang dilaporkan kepadanya pada tanggal 3 atau 4 Januari 2018 lalu. Melalui akun Twitter @Fahrihamzah, Fahri diduga melakukan pencemaran nama baik itu sehingga akhirnya dilaporkan.
0 Response to " "
Posting Komentar