Loading...
Loading...
Amien Rais menilai Nawacita yang diprogramkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Nawasengsara. Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengaku tak tahu apa maksud dari ucapan Amien Rais tersebut.
Lantaran hal itu, Moeldoko bersedia bertemu dan berdiskusi satu meja dengan politikus senior itu.
Soal wacana pertemuan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan mengatakan Amien Rais sangat terbuka untuk bertemu dengan Moeldoko.
Menurutnya, Amien adalah sosok demokratis sehingga pasti bersedia bersilaturahmi dengan siapa pun, termasuk Moeldoko.
"Jadi kalau siapa pun, Pak Amien sangat terbuka kok dengan siapa pun, jangan kan dengan Pak Moeldoko, Pak Presiden dengan masyarakat biasa pun juga selalu sering ketemu," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (2/5).
Pertemuan Moeldoko dan Amien, kata Taufik bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat, bahwa berbeda sikap dan pandangan soal pemerintahan tak otomatis menghalangi silaturahmi antar tokoh bangsa.
"Jadi beda pendapat boleh ya atau beda prinsip enggak ada masalah tapi tentunya konteks menjalin silaturahim antar sesama anak bangsa, tokoh masyarakat itu cerminan contoh bersama-sama," ujarnya.
Menurut Taufik, rencana Moeldoko tersebut bukan untuk meredam kritik keras yang selama disampaikan Amien kepada pemerintah.
Lantaran hal itu, Moeldoko bersedia bertemu dan berdiskusi satu meja dengan politikus senior itu.
Soal wacana pertemuan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan mengatakan Amien Rais sangat terbuka untuk bertemu dengan Moeldoko.
Menurutnya, Amien adalah sosok demokratis sehingga pasti bersedia bersilaturahmi dengan siapa pun, termasuk Moeldoko.
"Jadi kalau siapa pun, Pak Amien sangat terbuka kok dengan siapa pun, jangan kan dengan Pak Moeldoko, Pak Presiden dengan masyarakat biasa pun juga selalu sering ketemu," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (2/5).
Pertemuan Moeldoko dan Amien, kata Taufik bisa menjadi contoh baik bagi masyarakat, bahwa berbeda sikap dan pandangan soal pemerintahan tak otomatis menghalangi silaturahmi antar tokoh bangsa.
"Jadi beda pendapat boleh ya atau beda prinsip enggak ada masalah tapi tentunya konteks menjalin silaturahim antar sesama anak bangsa, tokoh masyarakat itu cerminan contoh bersama-sama," ujarnya.
Menurut Taufik, rencana Moeldoko tersebut bukan untuk meredam kritik keras yang selama disampaikan Amien kepada pemerintah.
0 Response to " "
Posting Komentar