Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Partai koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi tingginya suara jagoan mereka di lembaga survei. Yang teranyar dalam survei Cyrus Network, elektabilitas Jokowi mencapai 58 persen.

Politikus Partai Golkar Misbakhun mengatakan, slogan Jokowi yang memfokuskan pada kinerja dan tak berkutat pada janji, terbukti disukai masyarakat.

"Ini pertama kali saya melihat survei, respondennya lebih dari 1.200. Artinya apa? Dengan 92 persen yang tahu kinerja Jokowi, rakyat percaya bahwa pemerintah sedang bekerja," kata Misbakhun di Resto D'Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Misbakhun melanjutkan, penantang Jokowi sampai saat ini hanya Prabowo Subianto saja. Tak ada nama lain karena jaraknya sangat jauh.

"Perhatikan hasil akhir berikutnya, hanya melihat konstelasi dua tokoh nasional kita, yaitu Pak Jokowi dan Prabowo. Dari sisi popularitas kekinian beliau kelihatan sekali," papar Anggota Komisi III DPR ini.

"Dan dari top of mind selisih 37 persen. 57 dengan 21. Ini adalah pesan yang jelas kepada seluruh parpol yang ada bahwa desain Pilpres 2019 sangat terlihat bentuknya. Siapa saja yang akan maju dan menuju kontelasi Pilpres," tambah Misbakhun.

Secara rinci, Cyrus Network melakukan simulasi 22 nama. Dalam simulasi itu, Jokowi didukung oleh 56 persen pemilih, Prabowo didukung 22 persen pemilih, sementara di peringkat ketiga ada Gatot Nurmantyo dengan 3 persen pemilih.


Survei Cyrus Network dilakukan terhadap 1.230 responden di 123 desa/kelurahan di 34 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan dengan cara tatap muka dengan tingkat keyakinan survei sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar 3 persen.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1