Memang jika nginjek kodok kenapa
Loading...
Loading...
Hai sob gimana kabarnya, sehat kan? Alhamdulillah kalo gitu. Nah pada kali ini mimin mau berbagi kisah-kisah lucu terbaru nih yang pastinya bakal bikin kalian semua ngakak mati-matian.
Sebelum lanjut ke cerita, mimin mau berbagi ilmu dulu ya, coba deh simak sebentar aja 😀
Pada dasarnya setiap cerita yang disampaikan itu selalu mengandung unsur instrinsik dan ekstrinsik, baik yang disampaikan secara lisan maupun tertulis, seperti cerita pendek, komik, novel, dan sejenisnya.
Yang dimaksud unsur instrinsik dalam karya satra ialah hal-hal yang membangun karya sastra itu dari dalam misal, tema, alur, watak, amanat, sudut pandang, dan latar.
Sedangkan yang dimaksud unsur ekstrinsik karya sastra yaitu hal-hal yang berada di luar struktur karya sastra, akan tetapi sangat berpengaruh terhadap karya sastra tersebut.
Unsur instrinsik dan ekstrinsik itu bakal kamu temuin di setiap csrita, baik itu berupa pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain.
Dalam keseharian, tentu sering kali kita mengalami berbagai macam perasaan seperti, mengharukan, menyenangkan, menyedihkan, menyakitkan, bahkan sampai mengenaskan. Tentunya semua itu akan menghasilkan ekspresi yang berbeda-beda.
Kekuatan Dinamit
Sepasang suami istri yang baru saja menikah bersiap untuk tidur bersama. Si suami melepaskan kemejanya, memperlihatkan bisepnya dan menyombong, “Sayang, setiap lengan ini menyimpan tenaga setara dengan 200 kg dinamit”. Si istri betul-betul terkesan memandangnya.
Suaminya lalu melepaskan celananya, mempertontonkan kakinya yang berotot dan berkata, “Tiap-tiap kaki menyimpan kekuatan sepadan dengan 500 kg dinamit”. Saat si suami melepaskan celana dalamnya, si istri melihatnya dengan wajah ngeri.
Ada apa? Tanya si suami. “Saya seharusnya keluar ruangan”, kata si istri “Dinamit sebanyak itu dengan sumbu yang pendek begitu, ruangan ini pasti akan lantas meledak”.
Beli Obat
Ada seorang pemuda bernama Karyo datang ke apotik mau beli obat kuat agar malam pertamanya sesudah menikahi Surti terasa lebih menawan. Pada saat di toko obat, Karyo ditawari oleh petugas apotek mengenai produk terbaru obat kuat.
Penjaga toko: Kini tersedia obat baru yang lebih mantap lho Mas. Ingin mencoba?
Mas: Ingin dong. Apa nama dan keistimewaannya?
Penjaga toko: Namanya Super V. Dengan menelan pil ini dan bilang “Pow”, senjata Anda akan menegang dengan kencang. Sekiranya Anda telah puas, tinggal bilang “Wow” dan penis Anda akan kembali lemas.
Karena melihat harga yang begitu mahal, lelaki hanya membeli dua pil untuk uji coba. Sesampai di rumah, ia masuk ke WC dan mencobanya. Ditelannya satu pil dan berucap “Pow”. Lantas itu juga senjatanya berdiri dan mengeras dengan kencang.
Sesudah puas, ia malahan bilang “Wow” dan penisnya kembali ke situasi semula.
Malam harinya dengan penuh percaya diri lelaki tersebut merayu istrinya untuk berkaitan seks. Dikala keduanya telah berada di atas ranjang dalam situasi telanjang, dengan kencang si lelaki menelan pil Super V yang terakhir miliknya dan berucap “Pow”.
Semacam ‘burung’-nya bertengger dengan gagahnya, Surti memekik terbendung, “Wow!” dan Acara malam pertama Karyo dan Surti menjadi berantakan.
Colokin Dulu atu Akang !
Suatu hari sepasang pengantin baru yang masih polos dan lugu akan masuk malam pertamanya. Sang suami merasa aneh dikala melihat ada benda hitam menonjol di ujung dada istrinya.
Karena heran, suami memainkannya dengan memuntir-muntir puting istrinya. Merasa geli istrinya bertanya, Istri : “Sedang apa sih mas…???” Suami : “Sedang cari siaran radio sayang….” Sebab jengkel si suami cuma terus-terusan memainkan putingnya tanpa beraksi ke daerah lain, Si istri murka dan menjawab, Istri : “Gimana mau ada suaranya, stop kontak yang di bawah aja belum di colokin!!!”
Dokter Pergi Berlibur
Seorang dokter akan pergi libur lebaran, dan menyerahkan tugas klinik terhadap perawat yang menjadi asistennya. Dokter : “Mas Mukidi, aku ingin tamasya seminggu, tetapi tolong kliniknya konsisten buka untuk melayani pasien”. Aku mempercayakan kamu untuk konsisten berjaga dan mengurus apabila ada pasien yang datang.
Mas : “Siap, Dok” Setelah seminggu pergi mudik, dokter itu kembali praktek.
Dokter : “Jadi, bagaimana situasi klinik seminggu saya tinggal mudik?
Mas : “Klinik sepi, Dok. Seminggu ini hanya ada 3 pasien, sebab mungkin tahu sekiranya dokter sedang libur. Pasien pertama sakit kepala, aku berikan Paracetamol.
Dokter : Sip, itu telah benar. Terus yang ke dua?
Mas : Yang kedua mengatakan perutnya sakit. Jadi saya kasih resep Antasida, Dok.
Dokter : Mantap! Sungguh tak sia-sia kamu menjadi pembantu saya. Pasien yang ketiga bagaimana?
Mas : Emm, gini dok. Ada pasien wanita, muda dan benar-benar menawan. Pasalnya baru saya mau tanya, dia sudah naik ke ranjang membuka pakaiannya. Ia lalu mengatakan kepada, ‘Tolong, tolong saya, Mas. Telah 3 tahun saya tak melihat laki-laki! Saya tidak tahan, Nih!
Dokter (setengah terkejut) : Waduh, lalu perempuan itu kamu apakan?
Mas : Iya Dok, Saya langsung beri tetes mata Insto. Kan katanya tak dapat mengamati laki-laki.
Kisah Mukidi Terbaru Kocak Banget
Meskipun belum jelas siapa Mukidi sebenarnya, tapi kisah Mukidi sudah menyebar ke berbagai penjuru. Katanya sih, Mukidi berasal dari Cilacap, Jawa Tengah dan mempunyai istri bernama Markonah. Anaknya dua orang, yaitu Mukirin yang saat ini berusia remaja dan Mukiran yang masih duduk di kursi sekolah dasar.
Humor soal Mukidi ini memang banyak macamnya. Dilansir dari Ceritamukidi, berikut adalah kisah-kisah lucu Mukidi yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.
Wasiat dari Mbah Joyongablak
“Mas tadi waktu bukber pada cekikikan ngomongin kodok apaan sih?” tanya Markonah.
“Dulu, aku, Wakijan, Samingan sowan ke mbah Joyongablak nanyain masalah jodoh,” jawab Mukidi: “Waktu kami pulang, mbah Joyo berpesan: ‘Ati-ati ngidak kodok yang artinya hati-hati ya jangan nginjak kodok.’
Walaupun telah berhati-hati, Wakijan nginjek kodok. Gak lama, Samingan juga nginjek katak. Cuman aku yang selamat hingga rumah tanpa nginjek katak.”
“Memang jika nginjek kodok kenapa?”
“Yah tadinya mereka berdua kuatir, melainkan lama-lama kata-kata mbah Joyo dianggap cuma takhayul. Eh 5 tahun kemudian setelah mereka kawin bininya jelek-jelek, bawel. Ternyata gara-gara nginjek katak, kata-kata simbah ternyata. Kamu percaya gak Nah?”
“Percaya sih mas, aku dahulu juga nginjek katak….”
Memberi Ta’jil
Pada hari-hari memasuki ramadhan ini, pak Ahmad Mukidi membersihkan teko-teko miliknya. Ia mempunyai sembilan buah teko. Lazimnya sebelum berbuka puasa pak Mukidi mengirimkan teko-tekonya ke 3 masjid di dekat rumahnya.
Masing-masing mesjid mendapat komponen 3 teko berisi teh tawar, 2 teko berisi teh manis hangat, satu teko lagi berisi es teh manis. Dalam bulan ramadhon orang-orang berlomba-lomba dalam kebaikan, diantaranya dengan memberi makan orang yang berbuka puasa.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
(مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ (رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ وَقَالَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صحيح
“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, karenanya baginya pahala yang misalnya orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa hal yang demikian sedikit malah.” (HR. At Tirmidzi, beliau berkata, “Hadits Hasan Shahih”)
Mungkin kamu ingin memberi kopi atau apapun, melainkan sebaiknya kasihlah minuman atau makanan yang disukai orang-orang yang kita kasih, sebab makin banyak makanan atau minuman itu dikonsumsi orang, maka pahalanya insya Allah akan makin banyak juga.
Alternatif memberi minum air teh tentu sungguh-sungguh tepat, sebab siapa sih yang tak menyukai minum teh? Tapi jikalau kamu sudah keduluan pak Mukidi, tentu masih ada metode lain.
“Ah aku berharap memberi makan orang berbuka melainkan malu, aku hanya punya 5 potong pisang goreng.”
“Kenapa malu?”
Sebelum lanjut ke cerita, mimin mau berbagi ilmu dulu ya, coba deh simak sebentar aja 😀
Pada dasarnya setiap cerita yang disampaikan itu selalu mengandung unsur instrinsik dan ekstrinsik, baik yang disampaikan secara lisan maupun tertulis, seperti cerita pendek, komik, novel, dan sejenisnya.
Yang dimaksud unsur instrinsik dalam karya satra ialah hal-hal yang membangun karya sastra itu dari dalam misal, tema, alur, watak, amanat, sudut pandang, dan latar.
Sedangkan yang dimaksud unsur ekstrinsik karya sastra yaitu hal-hal yang berada di luar struktur karya sastra, akan tetapi sangat berpengaruh terhadap karya sastra tersebut.
Unsur instrinsik dan ekstrinsik itu bakal kamu temuin di setiap csrita, baik itu berupa pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain.
Dalam keseharian, tentu sering kali kita mengalami berbagai macam perasaan seperti, mengharukan, menyenangkan, menyedihkan, menyakitkan, bahkan sampai mengenaskan. Tentunya semua itu akan menghasilkan ekspresi yang berbeda-beda.
Kekuatan Dinamit
Sepasang suami istri yang baru saja menikah bersiap untuk tidur bersama. Si suami melepaskan kemejanya, memperlihatkan bisepnya dan menyombong, “Sayang, setiap lengan ini menyimpan tenaga setara dengan 200 kg dinamit”. Si istri betul-betul terkesan memandangnya.
Suaminya lalu melepaskan celananya, mempertontonkan kakinya yang berotot dan berkata, “Tiap-tiap kaki menyimpan kekuatan sepadan dengan 500 kg dinamit”. Saat si suami melepaskan celana dalamnya, si istri melihatnya dengan wajah ngeri.
Ada apa? Tanya si suami. “Saya seharusnya keluar ruangan”, kata si istri “Dinamit sebanyak itu dengan sumbu yang pendek begitu, ruangan ini pasti akan lantas meledak”.
Beli Obat
Ada seorang pemuda bernama Karyo datang ke apotik mau beli obat kuat agar malam pertamanya sesudah menikahi Surti terasa lebih menawan. Pada saat di toko obat, Karyo ditawari oleh petugas apotek mengenai produk terbaru obat kuat.
Penjaga toko: Kini tersedia obat baru yang lebih mantap lho Mas. Ingin mencoba?
Mas: Ingin dong. Apa nama dan keistimewaannya?
Penjaga toko: Namanya Super V. Dengan menelan pil ini dan bilang “Pow”, senjata Anda akan menegang dengan kencang. Sekiranya Anda telah puas, tinggal bilang “Wow” dan penis Anda akan kembali lemas.
Karena melihat harga yang begitu mahal, lelaki hanya membeli dua pil untuk uji coba. Sesampai di rumah, ia masuk ke WC dan mencobanya. Ditelannya satu pil dan berucap “Pow”. Lantas itu juga senjatanya berdiri dan mengeras dengan kencang.
Sesudah puas, ia malahan bilang “Wow” dan penisnya kembali ke situasi semula.
Malam harinya dengan penuh percaya diri lelaki tersebut merayu istrinya untuk berkaitan seks. Dikala keduanya telah berada di atas ranjang dalam situasi telanjang, dengan kencang si lelaki menelan pil Super V yang terakhir miliknya dan berucap “Pow”.
Semacam ‘burung’-nya bertengger dengan gagahnya, Surti memekik terbendung, “Wow!” dan Acara malam pertama Karyo dan Surti menjadi berantakan.
Colokin Dulu atu Akang !
Suatu hari sepasang pengantin baru yang masih polos dan lugu akan masuk malam pertamanya. Sang suami merasa aneh dikala melihat ada benda hitam menonjol di ujung dada istrinya.
Karena heran, suami memainkannya dengan memuntir-muntir puting istrinya. Merasa geli istrinya bertanya, Istri : “Sedang apa sih mas…???” Suami : “Sedang cari siaran radio sayang….” Sebab jengkel si suami cuma terus-terusan memainkan putingnya tanpa beraksi ke daerah lain, Si istri murka dan menjawab, Istri : “Gimana mau ada suaranya, stop kontak yang di bawah aja belum di colokin!!!”
Dokter Pergi Berlibur
Seorang dokter akan pergi libur lebaran, dan menyerahkan tugas klinik terhadap perawat yang menjadi asistennya. Dokter : “Mas Mukidi, aku ingin tamasya seminggu, tetapi tolong kliniknya konsisten buka untuk melayani pasien”. Aku mempercayakan kamu untuk konsisten berjaga dan mengurus apabila ada pasien yang datang.
Mas : “Siap, Dok” Setelah seminggu pergi mudik, dokter itu kembali praktek.
Dokter : “Jadi, bagaimana situasi klinik seminggu saya tinggal mudik?
Mas : “Klinik sepi, Dok. Seminggu ini hanya ada 3 pasien, sebab mungkin tahu sekiranya dokter sedang libur. Pasien pertama sakit kepala, aku berikan Paracetamol.
Dokter : Sip, itu telah benar. Terus yang ke dua?
Mas : Yang kedua mengatakan perutnya sakit. Jadi saya kasih resep Antasida, Dok.
Dokter : Mantap! Sungguh tak sia-sia kamu menjadi pembantu saya. Pasien yang ketiga bagaimana?
Mas : Emm, gini dok. Ada pasien wanita, muda dan benar-benar menawan. Pasalnya baru saya mau tanya, dia sudah naik ke ranjang membuka pakaiannya. Ia lalu mengatakan kepada, ‘Tolong, tolong saya, Mas. Telah 3 tahun saya tak melihat laki-laki! Saya tidak tahan, Nih!
Dokter (setengah terkejut) : Waduh, lalu perempuan itu kamu apakan?
Mas : Iya Dok, Saya langsung beri tetes mata Insto. Kan katanya tak dapat mengamati laki-laki.
Kisah Mukidi Terbaru Kocak Banget
Meskipun belum jelas siapa Mukidi sebenarnya, tapi kisah Mukidi sudah menyebar ke berbagai penjuru. Katanya sih, Mukidi berasal dari Cilacap, Jawa Tengah dan mempunyai istri bernama Markonah. Anaknya dua orang, yaitu Mukirin yang saat ini berusia remaja dan Mukiran yang masih duduk di kursi sekolah dasar.
Humor soal Mukidi ini memang banyak macamnya. Dilansir dari Ceritamukidi, berikut adalah kisah-kisah lucu Mukidi yang mungkin belum pernah kamu dengar sebelumnya.
Wasiat dari Mbah Joyongablak
“Mas tadi waktu bukber pada cekikikan ngomongin kodok apaan sih?” tanya Markonah.
“Dulu, aku, Wakijan, Samingan sowan ke mbah Joyongablak nanyain masalah jodoh,” jawab Mukidi: “Waktu kami pulang, mbah Joyo berpesan: ‘Ati-ati ngidak kodok yang artinya hati-hati ya jangan nginjak kodok.’
Walaupun telah berhati-hati, Wakijan nginjek kodok. Gak lama, Samingan juga nginjek katak. Cuman aku yang selamat hingga rumah tanpa nginjek katak.”
“Memang jika nginjek kodok kenapa?”
“Yah tadinya mereka berdua kuatir, melainkan lama-lama kata-kata mbah Joyo dianggap cuma takhayul. Eh 5 tahun kemudian setelah mereka kawin bininya jelek-jelek, bawel. Ternyata gara-gara nginjek katak, kata-kata simbah ternyata. Kamu percaya gak Nah?”
“Percaya sih mas, aku dahulu juga nginjek katak….”
Memberi Ta’jil
Pada hari-hari memasuki ramadhan ini, pak Ahmad Mukidi membersihkan teko-teko miliknya. Ia mempunyai sembilan buah teko. Lazimnya sebelum berbuka puasa pak Mukidi mengirimkan teko-tekonya ke 3 masjid di dekat rumahnya.
Masing-masing mesjid mendapat komponen 3 teko berisi teh tawar, 2 teko berisi teh manis hangat, satu teko lagi berisi es teh manis. Dalam bulan ramadhon orang-orang berlomba-lomba dalam kebaikan, diantaranya dengan memberi makan orang yang berbuka puasa.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
(مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ (رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ وَقَالَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صحيح
“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, karenanya baginya pahala yang misalnya orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa hal yang demikian sedikit malah.” (HR. At Tirmidzi, beliau berkata, “Hadits Hasan Shahih”)
Mungkin kamu ingin memberi kopi atau apapun, melainkan sebaiknya kasihlah minuman atau makanan yang disukai orang-orang yang kita kasih, sebab makin banyak makanan atau minuman itu dikonsumsi orang, maka pahalanya insya Allah akan makin banyak juga.
Alternatif memberi minum air teh tentu sungguh-sungguh tepat, sebab siapa sih yang tak menyukai minum teh? Tapi jikalau kamu sudah keduluan pak Mukidi, tentu masih ada metode lain.
“Ah aku berharap memberi makan orang berbuka melainkan malu, aku hanya punya 5 potong pisang goreng.”
“Kenapa malu?”
0 Response to "Memang jika nginjek kodok kenapa"
Posting Komentar