Loading...
Loading...

Kadiv Advokasi

Loading...
Loading...
Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut mengomentari sebuah postingan Ketua Progres 98, Faizal Assegaf.

Pantauan TribunWow.com hal tersebut tampak dari unggahan akun Twitter Ferdinand Hutahaean melalui @LawanPolitikJKWyang diposting pada Jumat (30/3/2018).

Faizal Assegaf melalui akun Twitternya menuliskan jika gerakan #GantiPresiden2019 yang getol disuarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki sejumlah tujuan.

Diantaranya karena panik, mendulang mahar politik hingga inggin menggantikan Jokowi.

@faizalassegaf: Gerakan #GantiPresiden2019 yg getol disuarakan oleh PKS punya tiga tujuan:
(1) PKS sangat panik krn banyak kadernya yg maling uang negara diciduk KPK,
(2) PKS punya target mendulang mahar politik seperti Pilpres 2014,
(3) PKS ingin gantikan JKW dgn figur bertopeng agama. *FA*

Menanggapi hal tersebut, Ferdinand Hutahaean menganggap jika tudingan Faizal Assegaf kepada PKS mengerikan.
@LawanPoLitikJKW: ngeri kali kau bung.

Diketahui, Fazial Assegaf selama ini dikenal cukup vokal dalam melontarkan tudingan-tudingan kepada sejumlah pihak.

Ia pun sudah beberapa kali dilaporkan ke polisi oleh sejumlah politisi, Mulai dari Megawati pada tahun 2014 hingga Fadli Zon pada 11 Maret 2018 lalu.

Oleh Fadli Zon, Faizal Assegaf dituduh mencemarkan nama baiknya.

Saat itu, Faizal Assegaf mengatakan jika Fadli Zon paput diduga sebagai arsitek hoax atau bapak hoax.

Ia mengaku melontarkan tudingan itu lantaran melihat pendapat sejumlah pengguna media sosial.
Selain itu juga menilik perilaku Fadli Zon yang dianggapnya sangat agresif dalam penyerang pemerintah Jokowi.

Sebelumnya, pada 2014 silam, Faizal Assegaf juga pernah menuding Jokowi dan istrinya memiliki rekening di luar negeri.

Ia pun menyebut beberapa negara, seperti Hong Kong, Pilipina, Singapura, Mongolisa, Jordania hingga lebanon, sengan total nilai 8 juta dollar AS.

Saat itu, Faizal Assegaf menyebut Jokowi melakukan manupulasi dan kebohongan publik.

"Lalu tindakan manipulasi dan kebohongan publik yang dilakukan oleh Jokowi tersebut, merupakan masalah serius yang disinyalir terindikasi KKN dan berpotensi terhadap tindakan praktek politik uang dalam proses pemilihan presiden," ujar Faizal Assegaf, dikutip Tribunnews.com.

Sementara itu, terkait postingannya yang berisi tudingan kepada PKS, Faizal Assegat mendapat beragam komentar dari warganet.

Sebagian menyebut jika Faizal Assegaf asal bunyi dan fitnah. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

0 Response to "Kadiv Advokasi"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1