Loading...
Loading...
Akhir-akhir ini, Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amin Rais, kerap mengeluarkan kritik dan pandangan yang menimbulkan pro kontra di masyarakat. Hal tersebut mengundang komentar dari pengamat komunikasi politik nasional Emrus Sihombing.
"Dari perspektif subyektif, seorang aktor politik, tak terkecuali Amin Rais, tentu memiliki kehendak bebas melontarkan pesan komunikasi bernuansa politik," kata Emrus dalam pernyataan tertulis yang diterima NNC, Minggu (15/4/2018).
Diketahui, beberapa pekan lalu, Amin Rais mengkritik pemerintah melakukan 'pengibulan' soal bagi-bagi sertifikat tanah dan memberi angin segar bangkitnya PKI di Indonesia.
Terbaru dan sedang hangat dibicarakan publik saat ini, yakni pernyataan mantan Ketua MPR itu soal adanya partai Allah dan partai setan.
"Menurut pengamatan saya, terkait dengan partai Allah dan partai setan ini pun sedang menimbulkan perdebatan publik yang lebih sengit dibanding dengan pandangan Amin Rais sebelumnya," ujar Emrus.
Aktifnya Amin Rais dalam melontarkan padangan yang menghentakkan publik ini, lanjut Emrus, membuka peluang Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 itu diusung menjadi Capres di Pilpres 2019.
"Saya merenung lebih mendalam hingga tiba pada suatu pandangan, bisa saja Amin Rais diusulkan menjadi kandidat Capres pada Pilpres 2019," ungkap Direktur EmrusCorner ini.
"Karena itu, tidak ada salahnya jika partai politik, utamanya PAN, melirik dan mempertimbangkan
Amin Rais diusung sebagai salah satu kandidat Capres pada Pilpres 2019. Tentu, jika Amin Rais berkenan," tandasnya.
Sebelumnya, Amien Rais berbicara tentang partai setan dan partai Allah saat memberi tausiah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).
Amien menyebut sejumlah nama partai sebagai kelompok yang membela Allah. Namun demikian, Ketua Penasihat Persaudaraan Alumni 212 itu tak membeberkan partai apa saja yang masuk kategori partai setan.
0 Response to " "
Posting Komentar