Terkait Alexis, Anies Tak Percaya Sandi dan SKPD?
Loading...
Loading...
Bocornya surat berkop Satpol PP DKI Jakarta soal penutupan Alexis Grup pada Kamis (22/3/2018), membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan geram.
Anies kemudian melarang Wakil Gubernur Sandiaga Uno serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), untuk tidak memberikan pernyataan apa-apa kepada publik atau media soal segala sesuatu yang berkaitan dengan rencana penutupan tempat hiburan.
Pernyataan Anies ini mendapat kritik dari Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. Ia menyebut, Anies seperti tidak memberikan kewenangan kepada jajarannya, padahal para SKPD yang paham masalah teknis di lapangan.
"Beliau kan ingin satu komando, artinya powerful berada di tangan Gubernur. Padahal yang namanya kewenangan itu harus didistribusikan kepada orang-orang yang berwenang," kata Gembong kepada NNC, Senin (26/3/2018).
"Yang berwenang itu siapa? para SKPD-SKPD itu. Secara teknis mereka lebih paham. Dalam konteks teknis kan jauh lebih paham SKPD daripada Gubernur. Tugas gubernur adalah bagaimana mengkoordinasikan, kan gitu," sambungnya.
Gembong menambahkan, jika dimaksudkan Anies adalah untuk mendisiplinkan dengan satu komando, seharusnya itu dilakukan sejak awal lewat rapat koordinasi sebelum surat itu beredar dan menimbulkan polemik.
"Kalau soal bocor tidak bocor, seharusnya mendisiplinkan sebelumnya, jangan barang yang sudah masuk ke media kemudian gubernur menganulir apa yang sudah menjadi keputusannya," ucap dia.
"Kalau memang itu menjadi satu kendali di tangan Gubernur, disampaikan sejak awal, lewat rapat koordinasi lintas SKPD. Sehingga, dalam proses pemberian informasi kepada publik itu menjadi satu sumber," tandasnya.
Sebelumnya, Anies memgingatkan Sandi dan jajaran SKPD, bahwa hanya dia yang akan memberikan keterangan kepada publik atau media soal segala sesuatu yang berkaitan dengan rencana penutupan tempat hiburan.
Instruksi satu pintu informasi itu disampaikan Anies, karena ia ingin agar semua proses dilakukan dengan cara-cara yang benar, tertib, dan disiplin, sehingga tidak terjadi miskomunikasi dan menimbulkan polemik, seperti bocornya surat penutupan Alexis.
"Jadi saya handle semuanya supaya disiplin. Udah sampaikan kan, supaya disiplin, saya paparkan ketika semua sudah siap," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/3/2018).
"Untuk urusan ini, saya bahkan dengan Pak Wakil Gubernur (Sandiaga Uno) saja saya katakan bahwa saya yang akan bicara terkait dengan penertiban usaha pariwisata sampai langkah-langkah kami semua pas," pungkasnya.
Sumber: netralnews.com
0 Response to "Terkait Alexis, Anies Tak Percaya Sandi dan SKPD?"
Posting Komentar