Loading...
Loading...

Kapolda Metro: Tidak Ada Saksi Yang Melihat Penyiram Novel

Loading...
Loading...
Seorang saksi kunci dalam kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan telah diperiksa polisi.
Saksi kunci berinisial E itu, mengaku melihat terduga pelaku penyerangan Novel.

Pria yang merupakan tetangga Novel tersebut, melihat orang mencurigakan di depan kediaman Novel Baswedan.

E, melihatnya setelah salat subuh di Masjid Jami Al Ihsan.

Masjid itu, merupakan tempat ibadah Novel sebelum disiram air keras, seusai salat subuh, 11 April 2017 lalu.

E pulang dari masjid lebih dulu, sebelum Novel diteror.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menerangkan, dari pemeriksaan sekitar 56 saksi, tak ada satu pun saksi yang melihat wajah peneror.

Terutama, saat kedua pelaku beraksi menyiram air keras ke wajah Novel.

Termasuk E, yang dianggap sebagai saksi kunci penyerangan.

"Saksi yang melihat muka penyiram itu tidak ada. Kami akan hubung-hubungkan. Tapi kan' saya bilang, bersabar lah," ujar Iriawan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2017).

E kepada polisi memang mengaku melihat terduga pelaku.

Tapi, ucap Iriawan, polisi tetap mengacu pada bukti-bukti yang ada.

Empat orang terduga pelaku, sudah diperiksa.

Polisi membebaskan mereka, lantaran tak ada bukti kuat.

Mereka adalah Mukhlis, Hasan, Muhammad Lestaluhu, dan Niko Panji Tirtayasa.

Alasan pembebasan Mukhlis, Hasan, dan Lestaluhu adalah, berdasarkan pengecekan lokasi ponsel pintar (GPS), mereka tak berada di lokasi kejadian pada saat penyerangan.

"Yang lain sudah di alibi, kan' berbeda memang peristiwanya dengan yang lain. Ini pagi, penerangan cukup kurang, CCTV juga kami sudah tahu semua," kata Iriawan.

Sebelumnya, Novel diserang dua orang tidak dikenal 11 April 2017 lalu.

Peristiwa terjadi, setelah Novel menunaikan ibadah salat subuh di Masjid Jami Ah-Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dua bulan berselang, polisi masih belum berhasil mengungkap kedua pelaku.

0 Response to "Kapolda Metro: Tidak Ada Saksi Yang Melihat Penyiram Novel"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1