Loading...
Loading...

Kapolda Metro: Novel Tidak Pernah Membeberkan Nama Jenderal ke Saya

Loading...
Loading...
Penyidik senior KPK Novel Baswedan (39) menuding keterlibatan seorang perwira tinggi kepolisian dalam kasus penyerangan menggunakan air keras ke wajahnya.
Penyidikan kasus penyiraman air keras seperti menemui jalan buntu.

Sudah lebih dari 60 hari, polisi masih belum mengungkap dua pelaku penyerangan.

Sebelum akhirnya, pernyataan mengejutkan dikemukakan Novel saat diwawancarai oleh Majalah berbahasa Inggris, Time.

Novel menyampaikan dugaannya tentang keterlibatan jenderal di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia di balik penyerangan terhadap dirinya.

Namun, hingga saat ini, ucap Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, Novel tidak pernah mengutarakannya kepada pihak kepolisian.

"Saya tidak mendenger itu ya. Kan' gampang saja, ini kan' ada tindakan pemeriksaan. Yang bersangkutan, mau di BAP," ucap Iriawan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2017).

Iriawan mengatakan, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akan berangkat ke Singapura.

Penyidik akan memintai keterangan Novel. Termasuk, adanya keterlibatan perwita tinggi dalam penyerangan Novel.

"Mungkin, mau tunjukkan siapa Pati (perwira tinggi), di mana, bagaimana caranya, nanti akan diperiksa oleh tim," kata Iriawan. "Ke saya tidak pernah. Tidak tahu ke siapa membeberkannya, saya tidak pernah dengar itu," katanya.

Sebelumnya, Novel diserang dua orang tidak dikenal 11 April 2017 lalu.

Peristiwa terjadi, setelah Novel menunaikan ibadah salat subuh di Masjid Jami Ah-Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dua bulan berselang, polisi masih belum berhasil mengungkap kedua pelaku.

0 Response to "Kapolda Metro: Novel Tidak Pernah Membeberkan Nama Jenderal ke Saya"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1