Loading...
Loading...

Ketua MK Setuju Presiden Gebuk Ormas Penentang Pancasila

Loading...
Loading...
Walau mengedepankan sikap persuasif kepada para penentang Pancasila, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat tetap mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo.
Dalam keterangannya baru-baru ini, Presiden Jokowi mengatakan akan menggebuk kepada siapapun yang menentang Pancasila sebagai dasar negara.

Menurut Arief, Presiden pasti memiliki data-data yang akurat sehingga mengeluarkan pernyataan yang keras tersebut.

"Saya kira mungkin Presiden sudah memiliki data yag akurat. Memang sudah ada kelompk-kelompok yang coba untuk menggoyahkan sendi-sendi kehidupan bernegara berdasarkan Pancasila. Tapi saya kembali sampaikan bahwa kita harus utamakan pendekatan persuasif," kata Arief Hidayat di kantornya, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

Menurut Arief, Pemerintah tetap harus menggunakan jalur hukum.

Arief mencontohkan di Korea Selatan dan Turki memiliki partai yang bertentangan dengan ideologi atau keyakinan negara.

Karena bertenangan, Mahkamah Konsitusi di dua negara tersebut kemudian membubarkan partai tersebut.

Nah, Indonesia juga harus memiliki insturmen hukum untuk menangani organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menentang Pancasila.

Namun, jika upaya hukum ternyata tidak mempan, maka Arief setuju para ormas atau siapa pun penentang Pancasila digebuk.

"Ya upaya terakhir kalau mereka memang mereka menggunakan kekerasan ya pendapat atau pernyataan Presiden harus digebuk ya betul sekali itu. Tapi penegakan hukum harus dilakukan, kita memang mungkin di dalam (undang-undang) ormas ada kekurangan yang perlu kita lengkapi," kata guru besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro itu.

0 Response to "Ketua MK Setuju Presiden Gebuk Ormas Penentang Pancasila"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1